Apa Beda RGB dan CMYK, Simak Penggunaan Keduanya Berikut

Dalam dunia desain, mengetahui beda RGB dan CMYK perlu diketahui para desainer. Sebab, palet warna tersebut menentukan bagaimana kombinasi yang bagus dan apik untuk hasil desain nantinya.

Kombinasi warna dengan komposisi tepat, memberi kesan mendalam dan khas untuk hasil desain. Komposisi ini penting tidak hanya desain untuk logo, ilustrasi, poster, atau banner. Tetapi juga gambar untuk website serta kebutuhan desain yang lainnya.

Baca juga: Berapa Ukuran Gambar Terbaik untuk WordPress?

Penggunaan RGB dan CMYK tidak terlepas dari basis warna itu sendiri. RGB singkatan dari Red Green Blue (Merah Hijau Biru) sebagai warna primer. Sedangkan CMYK singkatan dari Cyan Magenta Yellow Key (Cyan Magenta Kuning Key atau Hitam) sebagai warna primer.

Secara umum, penggunaan RGB untuk kebutuhan digital. Sedangkan CMYK untuk industri cetak. Turunan kategori penggunaan ini bisa sangat beragam, dan berikut ini beda RGB dan CMYK secara lebih rinci.

3 Beda RGB dan CMYK dari Berbagai Faktor

3 beda RGB dan CMYK dari berbagai faktor
3 beda RGB dan CMYK dari berbagai faktor

Dengan melihat 3 faktor di bawah ini, Anda akan menjadi lebih gampang membedakan kedua palet warna, RGB dan CMYK. Ubahgambar sebagai platform tool editing online akan menjelaskan beda keduanya untuk Anda.

1. Beda RGB dan CMYK Berdasarkan Pengertian

Dari penjelasan di atas, kiranya sudah ada gambaran apa itu RGB dan CMYK. Ya, perbedaan pertama dapat kita lihat berdasarkan pengertian RGB dan pengertian CMYK.

RGB adalah palet warna yang terdiri dari Red, Green, Blue. Sedangkan CMYK adalah palet warna yang terdiri dari Cyan, Magenta, Yellow, Key (Black). Pada palet RGB, warna tersier utama (gabungan dari 3 warna primer) adalah putih. Sedangkan pada palet CMYK, warna tersier utama (gabungan dari 3 warna primer) adalah hitam.

2. Beda Berdasarkan Penggunaan RGB dan CMYK

Perbedaan berikutnya lebih mudah kita ketahui dari penggunaan masing-masing. Palet RGB lebih umum untuk penggunaan pada desain digital, misalnya gambar website.

Sedangkan palet CMYK lebih umum untuk penggunaan pada desain cetak, misalnya cetak banner. Apakah tidak bisa menggunakan RGB untuk cetak dan CMYK untuk digital? Tentu bisa, namun hasilnya akan kurang maksimal, khususnya pada palet cetak.

CMYK hadir untuk memaksimalkan hasil cetakan agar sesuai dengan warna pada desain di komputer. Jadi, saat desainer melakukan pencetakan, warna tidak akan berubah sebagaimana saat menggunakan palet RGB.

3. Beda Berdasarkan Hasil Warna Sekunder dan Tersier

RGB dan CMYK memiliki perbedaan dari hasil gabungan warna primer, yang mana menghasilkan warna sekunder. Kemudian gabungan dari warna sekunder, yang menghasilkan warna tersier.

Secara lebih rinci, berikut gabungan warna dan hasilnya.

a) RGB

  1. Merah + hijau = kuning
  2. Merah + biru = ungu
  3. Biru + hijau = biru
  4. Merah + hijau + biru = putih

b) CMYK

  1. Cyan + kuning = hijau
  2. Magenta + cyan = ungu
  3. Magenta + kuning = merah
  4. Cyan + magenta + kuning = key (hitam)

Berdasarkan penjelasan di atas, kiranya sudah memberi kejelasan apa faktor yang membedakan antara Red Green Blue (RGB) dan Cyan Magenta Yellow Key (CMYK). Jadi, Anda bisa menggunakan palet yang sesuai dengan kebutuhan, kalau digital pakai RGB, serta kalau cetak offset pakai CMYK.

Baca juga: Ukuran Cetak Foto 10R, 4R, 2R, 3R, 8R dan 30R dalam CM

Setiap aplikasi desain sudah menyediakan pilihan warna tersebut, atau setidaknya pengaturan untuk memaksimalkan hasilnya. Pengaturan tersebut bisa Anda lihat di halaman pertama aplikasi sebelum memulai mendesain.Demikian beda RGB dan CMYK sebagai dua palet warna paling banyak desainer pakai. Untuk melakukan desain sederhana dan simpel, seperti konversi format gambar, potong gambar, ubah ukuran, dan sebagainya. Tidak perlu menggunakan aplikasi, karena Anda bisa langsung akses ubahgambar secara online tanpa aplikasi.