Jenis Format Gambar Digital, Perbedaan Raster Vs. Vector - Featured Image

Jenis Format Gambar Digital, Perbedaan Raster Vs. Vector

Mengetahui jenis format gambar digital sangatlah penting, apalagi kalau urusan Anda berkaitan dengan editing dan memproses gambar agar hasilnya maksimal. Sebab, setiap format gambar punya kelebihan masing-masing untuk penggunaan yang spesifik.

Misalnya, jenis gambar digital .JPEG atau .JPG yang punya kelebihan dalam berbagi. Format gambar .PNG untuk background transparan. Serta berbagai format lainnya.

Secara lebih luas, ada kategori pengelompokan format-format tersebut menjadi gambar raster dan gambar vektor. Lantas, apa perbedaan gambar vektor dan raster serta bagaimana contoh penggunaannya?

Jenis Format Gambar Raster Vs. Vektor

Perbedaan utama antara keduanya adalah saat Anda perbesar (zoom in)
Perbedaan utama antara keduanya adalah saat Anda perbesar (zoom in)

Mengenali apakah ini gambar raster atau vektor sangatlah mudah. Perbedaan utama antara keduanya adalah saat Anda perbesar (zoom in). Di mana gambar vektor tetap tampak jelas sedangkan gambar raster tampak buram (pecah).

1. Perbedaan Raster dan Vektor dari Pengertian

Secara definitif, gambar raster adalah format gambar yang tersusun dari pixel, yaitu kotak berwarna yang membentuk gambar dengan rincian resolusi. Artinya, semakin tinggi ukuran pixel, kotak penyusun semakin kecil dan rapat, sehingga gambar terlihat jelas.

Masih asing dengan jenis format gambar raster? Gambar raster dan bitmap adalah sama. Ya, gambar bitmap adalah nama lain dari kategori raster itu sendiri.

Jika raster tersusun pixel, lain halnya dengan vektor yang tersusun dari titik dan garis yang biasa disebut sebagai poligon. Kelebihan format gambar ini adalah tidak pecah ketika melakukan zoom in maksimal, karena bukan pixel (kotak berwarna) tetapi garis yang padat.

2. Perbedaan Raster dan Vektor dari Karakteristiknya

Karakteristik gambar raster/bitmap antara lain: gambar tersusun dari pixel, resolusi sangat berpengaruh (resolution dependent), ukuran besar, zoom in pecah, punya warna beragam, dan merupakan jenis format gambar paling populer.

Karakteristik gambar vektor antara lain: tersusun dari garis dan titik, tidak terpengaruh resolusi (resolution independent), ukuran fleksibel/kecil, zoom in tidak pecah, warna solid terbatas, dan perlu aplikasi khusus untuk membukanya.

3. Jenis Format Gambar Raster Vs. Vektor dari Contohnya

Format gambar raster antara lain: JPG, PNG, GIF, BMP, PSD, TIF, SVG, dan sebagainya. Sedangkan format gambar vektor antara lain: CDR, AI, DRW, CGM, EPS, XML, dan sebagainya.

Contoh penggunaan gambar raster adalah hasil foto smartphone Anda. Itu merupakan foto yang tersusun dari pixel kamera yang menjadi resolusinya. Oleh karenanya, semakin besar nilai pixel, otomatis ukuran gambar raster/bitmap jadi lebih besar dan batas kompromi zoom in semakin tinggi.

Lain halnya dengan contoh penggunaan gambar vektor, di mana lebih berfokus pada hasil untuk desain editing, seperti sablon kaus, sablon topi, desain logo, desain banner, dan sebagainya.

Namun seringkali penggunaan antara raster Vs. vektor tidak terlepas satu dengan lainnya untuk urusan desain editing. Keduanya saling melengkapi, dan bisa memberi hasil tampilan luar biasa untuk desain Anda.

Anda bisa menggunakan tool desain editing untuk menyesuaikan ukuran online di ubahgambar. Ada juga berbagai fitur gratis lainnya yang pastinya membantu dalam proses visual Anda.

Demikian penjelasan perbedaan jenis format gambar raster dan vektor. Jadi, sekarang sudah tahu, kan, apa format gambar yang Anda butuhkan untuk saat ini?